Kaur Kembali Dapat WTP

KOTA BINTUHAN – Setelah sempat gagal mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Bengkulu tahun 2015, tahun 2016 Kabupaten Kaur di bawah kepemimpinan Gusril Fauzi, S.Sos kembali berhasil meraih WTP yang ke-7.

Untuk diketahui sejak tahun 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014 Kabupaten Kaur terus mendapatkan WTP dari BPK RI atas laporan keuangannya. Bahkan Kaur mendapatkan penghargaan dari Wakil Presiden RI atas keberhasilan mempertahankan WTP. Namun pada tahun 2015, Kabupaten Kaur gagal merebut WTP dan hanya mendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Gagalnya Kaur mendapat WTP saat itu karena lambannya pengelolaan aset dan laporan keuangan.

Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos yang baru menjabat saat itu langsung melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD. Hasil kerja keras Pemkab Kaur yang kembali melakukan pendataan aset baik yang bergerak maupun tidak bergerak, membuahkan hasil. Tahun ini, Kaur kembali mendapatkan WTP yang ke-7 atas laporan keuangan tahun 2016.

“Kita sangat bersyukur karena tahun 2017 ini kita kembali bisa mendapatkan WTP yang ketujuh. Tentunya hal ini harus menjadi perhatian dari semua pihak termasuk OPD untuk tetap mempertahankan WTP. Ke depan kita akan terus meningkatkan SDM pengelolaan keuangan yang ada di Kaur agar bisa terus mempertahankan WTP,” terang Bupati Kaur, Gusril Fauzi, S.Sos melalui Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kaur Jon Harimol, S.Sos, M,Si, kemarin.

Penghargaan WTP yang ketujuh diterima langsung Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos dan Ketua DPRD Kaur, Jailani, S.IP di kantor BPK RI Perwakilan Bengkulu. Dengan kembali dapatnya WTP yang ketujuh ini diharapkan jumlah anggaran Kabupaten Kaur tahun 2018 kembali meningkat.