PEMDA KABUPATEN KAUR GELAR UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN TAHUN 2017

Bintuhan – Upacara Peringatan hari Pahlawan 10 November 2017 kembali di gelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Kaur Padang Kempas. Upacara ini di ikuti oleh Semua Unsur Pemerintahan Kabupaten Kaur yang terdiri dari seluruh SKPD, FKPD, TNI, POLRI dan Para Pelajar di Kabupaten Kaur. Dalam Upacara ini bertindak sebagai Insfektur Upacara Dandim 0408 BS-Kaur dan selaku Komandan Upacara kali ini adalah Kopral Inf. Dimyati ( Denramil Padang Guci).

Upacara Peringatan Hari Pahlawan kali ini di beri Tema “ Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. Sehubungan dengan Tema ini Dandim 0408 BS-Kaur mengajak seluruh Masyarakat Kaur untuk selalu menjaga Persatuan dan Kesatuan yang teguh agar terciptanya rasa Aman Dan Tentram dalam bermasyarakat serta menjauhi segala bentuk tindakan profokatif yang akan memecah belah Persatuan dan Kesatuan Masyarakat Kaur dan merusak ideologi Pancasila dan UUD Dasar 1945 serta mencegah tumbuhnya Paham-Paham yang akan menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui Peringatan Hari Pahlawan ini, kita sejenak melihat jauh kebelakang bagaimana Proses Perjuangan yang dilakukan oleh Para Pahlawan-Pahlawan kita yang dahulu, mereka berjuang melawan penjajah demi meraih Kemardekaan. Semua Pikiran, Tenaga dan bahkan nyawa mereka taruhkan untuk mengusir penjajah di bumi Indonesia tercinta. Berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa dan dengan semagat yang gigih dari Para Pahlawan-Pahlawan kita akhrinya Pada Tanggal 17 Agustus 1945 Presiden Soekarno Memproklamasikan Kemardekaan Indonesia dan sekaligus membuktikan kepada Dunia bahwa Negara Indonesia mampu berjuang dan menjadi sebuah Negara Kesatuan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Memang, Kemerdekaan Republik Indonesia sudah di Kumandangkan, namun Perjuangan belum selesai terbukti dengan adanya Pemberontakan-Pemberontakan yang sengaja dilakukan oleh Golongan atau Organisasi yang ingin melepaskan diri dari NKRI bahkan yang paling Keji dan Sadis Pemberontakan yang terjadi Pada Tahun 1965 didalangi Oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang kita kenal dengan nama G30S/PKI. Pemberontakan ini bertujuan untuk merubah Ideologi Pancasila menjadi Paham Komunis yang menyesatkan yang akan memecah belah NKRI. Tapi semua tindakan tersebut tidak berhasil, karena Masyarakat dan TNI bersatu untuk menumpas Gerakan tersebut.

Kembali pada konteks awal, dalam Upacara Peringatan Hari Pahlawan juga dibacakan Kutipan Pesan-Pesan dari Para Pahlawan kita diantaranya “ Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Para Pahlawannya”(Bung Karno), “ Jangan Memperbayak Lawan Tetapi Perbanyaklah Kawan”(Bung Tomo), “ Berikan Aku 1000 Orang Tua, Niscaya Akan Ku Cabut Semeru Dari Akarnya dan Berikan Aku 10 Pemuda Niscaya Akan Ku Goncangkan Dunia”(Bung Karno). Dari Pesan ini kita dapat menyimpulkan bahwa Pentingnya Memperkokoh Persatuan untuk Membangun Negeri ini agar menjadi Negara yang Besar, Kuat, Maju, Makmur  dan Sejahtera Rakyatnya serta  selalu menghargai Jasa-Jasa Pahlawan yang telah mendahului kita.( Bny.)