Momentum Teladani Kesalehan Nabi Muhammad SAW

Peringatan kelahiran (maulid) Nabi Muhammad SAW perlu dijadikan momentum positif untuk meneguhkan Islam sebagai agama yang memberi kerahmatan bagi sesama manusia dan alam (rahmatan lil alamin). Islam disebarkan dan diajarkan oleh Nabi Muhammad dengan cara – cara yang penuh kelembutan dan kasih sayang, bukan dengan cacian dan makian.

Demikian disampaikan al ustad saat memeringati Maulid Nabi Muhammad di Masjid Al – Muttaqin kemarin. Peringatan Maulid Nabi secara langsung digelar di Desa Awat Mata kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur. Kamis (30/11/2017) malam.

Misi kenabian yang pertama adalah mengajak umat manusia untuk bertakwa kepada Allah, artinya kesalehan individual. “Misi kenabian yang kedua adalah kesalehan sosial, yaitu membuktikan bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin,” kata al ustad. Maulid Nabi harus dijadikan umat Islam untuk lebih bersemangat mengerahkan tenaga dan upayanya untuk meneruskan serta merealisasikan kenabian Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari – hari.

Maulid Nabi boleh dijadikan sebagai sarana atau momen untuk mengungkapkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, untuk menampakkan rasa syukur kita kepada Allah atas karunia yang diberikan kepada umat manusia dengan kelahiran baginda Rasulullah SAW, atau memanfaatkan peringatan Maulid Nabi sebagai momen untuk mengadakan kajian dan ceramah – ceramah di berbagai penjuru dunia Islam dengan maksud mengingatkan kaum muslimin terhadap sirah Rasulullah SAW, mengingatkan mereka kepada agama dan sejarah mereka, serta warisan mereka yang agung. Oleh Karena itu, marilah kita selaku umat beragama Islam mentauladani sifat mulia Nabi Muhammad SAW. Dengan mengajak anak – anak, muda – mudi serta Bapak/Ibu untuk tetap saling menjaga kedamaian dan kerukunan serta menjalankan silaturahmi agar tercipta kedamaian yang hakiki.”Kata ustad.”

Perayaaan Maulid Nabi Muhammad ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan seperti lomba adzan, lomba khaligrafi, lomba sholat dan hapalan ayat pendek. Lomba ini diikuti oleh anak – anak pengajian Desa Awat Mata kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur yang dipimpin langsung Oleh penyuluh Pendidikan Agama Islam Non PNS Hendri Dunan S.Pd.i. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kreatifitas anak – anak agar mereka selalu melaksanakan hal positif dalam kehidupan sehari – hari. Dan kegiatan seperti ini selalu kami lakukan untuk menjadikan anak muda bergenerasi islami.(Nisa)