AWAL TAHUN 2018, BUPATI KAUR LANTIK 148 PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KAUR

Bintuhan – Bupati Kaur Gusril Fauzi, S. Sos kembali melakukan rotasi terhadap Pejabat Eslon II, IIIA, IIIB, IVA dan IVB di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur. Acara Pelantikan ini di gelar di Gedung Serba Guna (GSG) Selasa (9/1),  yang di hadiri oleh Wakil Bupati Kaur Hj. Yulis Suti Sutri, SKM, Sekretaris Daerah Nandar Munadi, S. Sos. M. Si, Waka Polres, Dandim 04/08 Kaur/BS dan seluruh Kepala OPD yang di undang, serta tidak lupa di hadirkan Tokoh agama dari Agama Islam dan Kristen untuk Pengucapan Sumpah Jabatan.

Adapun Rincian Pejabat yang di mutasi antara lain Pejabat Eslon II berjumlah 13 Orang, Eslon IIIA 16 Orang, IIIB 30 Orang, IVA 76 Orang dan IVB 13 Orang. Selain itu ada juga Pejabat yang di Non Job kan yakni sebanyak 24 Orang.Hal ini dilakukan Bupati agar di awal tahun 2018 ini memberikan warna tersendiri di dalam struktur kepemeremerintahan Kabupaten Kaur, serta diharapkan dengan adanya rotasi ini bisa membantu kerja Bupati dalam menjalankan semua Program-program yang telah di rancanakan sesuai dengan Visi dan Misi yang di janjikan.

Usai melakukan Pelantikan terhadap 148 Pejabat Struktural di lingkungan Pemda Kaur, Bupati Kaur memberikan arahan dan Pesan kepada Para Pejabat yang telah resmi dilantik. Dalam arahannya Bupati menegaskan kepada semua Pejabat yang telah dilantik agar segera bekerja sesuai dengan Tupoksi yang telah ditentukan, berani melakukan kebijakan-kebijakan yang bersifat membangun, saling menghargai dan mau menampung ide atau masukan dari bawahan, jujur, berani berbuat dan berani bertanggung jawab dan yang terpenting di saat sekarang ini yang harus di lakukan oleh semua Pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur adalah selalu berhati-hati dalam bertindak, karena di era Pemerintahan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo telah di bentuk Siber Pungli dan bekerja sama dengan POLRI yang ditempatkan disetiap Daerah di Indonesia serta gesitnya kinerja KPK yang bekerja tanpa pandang bulu.

Dikatakan Bupati Kaur bahwa Keputusaan mutasi dilingkungan Pemda Kaur adalah hal yang biasa bahkan Bupati mengumpakan hal tersebut ibarat permainan dalam cabang olah raga Footsal bukan Sepak Bola, artinya dalam permainan Footsal setiap pemain dalam tim boleh bergantian main, apabila sudah dikeluarkan bisa masuk kembali. Sementara kalau di Sepak Bola peraturan itu tidak dibenarkan. Ditambahkan beliau situasi ini harus dilakukan untuk mendapatkan sesuatu yang terbaik demi kepentingan bersama. Selain itu Bupati juga berpesan bagi Pejabat yang telah di lantik jangan pernah merasa dirinya menjadi “Paling” dalam semua hal, karena kata-kata Paling adalah awal dari kehancuran/kejatuahan karir atau profesi seseorang. Oleh sebab itu mulai sekarang mari kita bekerja dan terus bekerja untuk membangun Kaur yang lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. ( Bny.)