Pemda Kaur – BPJS MoU Universal Health Coverage

Bintuhan-  Pembangunan kesehatan harus dilakukan dengan pendekatan komprehensif, dengan mengacu pada visi misi Presiden. Visi Presiden adalah Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-royong. Upaya untuk mewujudkan visi ini dilakukan melalui 7 misi pembangunan, dimana pada misi ke-4 adalah mewujudkan kualitas hidup manusia lndonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.

Sejalan dengan visi tersebut,  BPJS Kesehatan Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan semesta bagi seluruh penduduk Indonesia pada 1 Januari 2019, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos dan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Bengkulu, melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kaur dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan tentang Perluasan Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam mewujudkan Universal Healt Coverrage (UHC), Kamis (22/2/2018) di ruang kerja bupati kaur. Sekretaris Daerah Nandar Munadi, S.Sos, MSi yang juga sebagai ketua forum UHC menjelaskan maksud dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Kaur dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Bengkulu adalah untuk meningkatkan koordinasi dan kemitraan antara pemerintah Kabupaten dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dalam mewujudkan Universal Healt Coverrage (UHC) di Kabupaten Kaur.

Bupati Kaur dalam sambutannya mengatakan perjanjian kerjasama ini adalah sebagai dasar bagi Pemkab Kaur dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Bengkulu untuk mempercepat tujuan Universal Healt Coverrage (UHC) program JKN-KIS 1 Januari 2019.

Tujuan lain kerjasama ini juga lanjut Bupati adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyasrakat Kabupaten Kaur. Soal kepesertaan jaminan sosial kesehatan, Bupati minta agar pihak BPJS Cabang Bengkulu juga proaktif membantu Pemerintah Daerah untuk mendata jumlah penduduk kabupaten kaur yang belum masuk dalam kepesertaan JKN-KIS.

Menurut Bupati, MoU yang dilakukan itu, adalah sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Nasional untuk mensejahterakan masyarakat di bidang kesehatan. Selain itu, agar lebih mengetahui berapa jumlah warga yang sudah memiliki jaminan kesehatan di Kabupaten Kaur.

Adapun ruang lingkup kerjsama ini meliputi, peningkatan dan penguatan komitmen dalam perluasan dan cakupan kepesertaan JKN-KIS dari berbagai bidang perangkat daerah, peningkatan mutu JKN-KIS oleh para pihak, peningkatan dan kemudahan akses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan bagi JKN-KIS, penyelesaian permasalahan ketidakpatuhan peserta dan pemberi kerja selain penyelenggaran negara, optimalisasi jaminan kesehatan dalam proses pengurusan perizinan tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, peningkatan akurasi data penduduk, mengembangkan model peran serta daerah dalam pelaksanaan JKN-KIS lebih menjamin kualitas, pemerataan dan pengendalian biaya pelayanan kesehatan serta kesinambungan program JKN-KIS secara finansial.Sementara itu Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Bengkulu Rizki Lestari, S.Si. Apt, AAAK, menjelaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), merupakan salah satu amanat dari Undang-undang Republik Indonesia yang sudah dituangkan dalam program pemerintah pusat.

“Ini adalah program nawacita presiden jokowi yang kelima tentang peningkatan kualitas hidup. Dengan adanya program ini, kita menargetkan seluruh masyarakat Kabupaten Kaur ke depannya akan memiliki jaminan kesehatan yang lebih baik dan bermutu, terjamin pelayanan kesehatan, pelayanan meningkat dan penduduknya sejahtera,” Ujar Rizki.

Dikatakannya, MoU dibuat dengan Pemkab Kaur, agar komitmen bersama dengan BPJS untuk perluasan cakupan kepersertaan, peningkatan, kesadaran, dan kepatuhan terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional terlaksana dengan baik.

 “Kami optimis cakupan semesta Jaminan Kesehatan di wilayah Kabupaten Kaur akan tercapai di tahun ini,  kami harap kerjasama, sinergitas, komitmen serta dukungan Pemerintah Daerah agar kita sama-sama dapat mendukung program mulia ini bagi masyarakat kita”  pungkas Rizki. (tp)