Bersama Polsek Kaur Selatan Jurnalis Kaur Deklarasi Perangi Hoax

Bintuhan- Kapolsek Kaur Selatan Iptu Surya R Purnama, SH mengatakan generasi milenial saat ini lebih fasih teknologi dan kuat di dalam egosentrisme.  “Oleh sebab itu, kami berharap masyarakat terutama generasi muda harus pandai-pandai menyaring informasi ataupun berita-berita bernuansa provokatif, pornografi, dan lain sebagainya,” kata Kapolsek disela-sela deklarasi Jurnalis Kaur perangi Hoax, Selasa (13/3/2018) di halaman Mapolsek Kaur Selatan.

Menurut dia, merebaknya berita-berita hoax tak lepas dari perkembangan teknologi di era globalisasi. Pihaknya juga mendorong media dalam pemberitaannya lebih membangun logika, bukan opini. Karena, peran media bisa dilihat bagaimana menguatkan mindset kebangsaan yakni menjaga persatuan dan kesatuan.

Kapolsek mengajak pers ikut berperan aktif dalam menangkal penyebaran berita-berita hoax yang semakin hari berkembang liar

Kapolsek menambahkan perlunya upaya bersama melawan berita hoax. Media massa juga diminta berperan memerangi berita hoax.

Bukan hanya menjadi isu nasional, berita hoax ini juga menjadi perhatian internasional. Berita hoax banyak tersebar dari jejaring sosial.

“Hoax ini muncul karena dari medsos. Bagi mereka kan yang penting kecepatan, akurasi tidak nomor satu,” ujar KapolsekKapolsek juga meminta media massa melakukan kroscek berita yang akan dipublikasikan. Meski kemerdekaan pers dilindungi undang-undang, pers juga dibatasi oleh kode etik jurnalistik.

“Pers itu bukan cuma mengabarkan, tapi juga mengajarkan kebenaran kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, dia berharap, pers harus anti HOAX dengan tidak menyebarkan berita-berita bohong.

Terlebih lagi, menurut dia, pada momen-momen politik sangat rentan akan kampanye hitam atau black campaign menjelang pilkada serentak 2018 ini.

“Saya harap pers tetap independen dan mengabarkan informasi yg sesungguhnya. Pers harus anti HOAX, karena itu yang dibutuhkan publik,” harapnya.

Selain itu, dia juga mengajak, seluruh pihak termasuk media dalam menyebarkan kebaikan kepada masyarakat melalui pemberitaan.

“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita sama-sama untuk menebar kebaikan, pers harus lebih tanggap menyikapi persoalan-persoalan yang muncul, salah satunya penyebaran berita hoax, dengan mengedepankan kepentingan bangsa” ujar Kapolsek.

“Tetap sampaikan berita yang akurat dan saya berharap teman-teman wartawan turut Serta memerangi berita hoax yang akibatnya bisa meresahkan kehidupan dimasyarakat” Pungkasnya.

Tak Mau Ketinggalan, Panwaslu Juga Ajak Perangi HoaxSemakin dekatnya Pilkada serentak pada tahun 2018 ini, membuat panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kaur mengajak generasi muda untuk memerangi hoax, dan tidak terpancing dengan isu-isu politik yang menyangkut sara.

Ketua Panwaslu Kabupaten Kaur Bambang Irawan, SE mengatakan tahun politik yakni Pilgub/pilbup/pilwakot 2018, Pileg tahun 2019, dirinya bersama Polsek Kaur Selatan mengajak genarasi muda dan Masyarakat yang ada di Kabupaten Kaur untuk menciptakan pemilu yang berkualitas dan baik.

“Berita hoax yang terbesar, bisa menjadi ajang black campaign, sehingga generasi muda harus bisa menjadi pemilih yang cerdas,” kata Bambang.

Selain berita hoax, lanjut dia, masyarakat juga diharapkan mengawasi pemilu agar berjalan dengan jujur dan adil, bisa ikut pengawasan  antisipatif, terhadap  pelanggaran pemilu baik  Pilgub maupun Pileg. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemilu yang berkualitas, caranya adalah ikut melakukan pengawasan,” ucap Bambang.

jika berita hoax sering muncul semakin dekatnya Pilkada ataupun Pileg, hal tersebut dilakukan oknum yang tidak bertanggungjwab untuk memecah belah persatuan ataupun menjatuhkan salah satu tokoh politik. “Sebagai generasi milineal, hal tersebut tentu harus diantisipasi. Mereka harus menyaring dan mencari kebernarannya, tidak asal mempercayai apalagi menyebar isu, karena bisa jadi malah menjadi korban dari UU ITE” Pungkasnya(tp)