Lomba Cipta Menu B2SA, Angkat Bahan Pangan Lokal

Bintuhan-  Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Kaur, bekerja sama dengan TP PKK menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Tingkat Kabupaten Tahun 2018, Jum’at (29/6/2018) di Gedung serba Guna (GSG) padang kempas

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Reskan Efendi, SE dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatan pengetahuan masyarakat akan pentingnya  konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA)

Reskan menuturkan bahan makanan lokal ketika dikemas dengan menarik maka akan memiliki nilai dan daya tarik tersendiriReskan juga menambahkan lomba B2SA yang dilaksanakan Pada Hari ini adalah kegiatan tahunan yang selalu di adakan oleh DKP dan TP PKK, peserta yang mengikuti kegiatan ini TP PKK  kecamatan se Kabupaten Kaur yasng berjumlah 15 kecamatan,

Selain itu reskan juga mengatakan peserta yang memenangkan pada lomba masak B2SA ini nantinya akan mewakili kabupaten kaur pada perlombaan tingkat Provinsi.

“Pemenang pda lomba ini akan mewakili kabupaten kaur untuk lomba di tingkat provisi” tutur Reskan

Sementara itu Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos yang membuka acara tersebut dalam sambutannya mengatakan sudah menjadi komitmen bersama, bahwa salah satu cara menciptakan sumber daya manusia berkualitas dan unggul, adalah dengan memperbaiki kualitas konsumsi pangan masyarakat. Konsumsi pangan berkualitas, imbuhnya, dapat diwujudkan apabila makanan yang dikonsumsi sehari-hari, mengandung zat gizi lengkap, sesuai kebutuhan tubuh dengan jumlah yang berimbang antar kelompok pangan berdasarkan cita rasa, daya cerna, serta daya terima dan daya beli masyarakat.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang 18 Tahun 2012 tentang pangan, bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia paling utama dan pemenuhan pangan merupakan hak azazi setiap masyarakat. karenanya, upaya pemenuhan pangan masyarakat perlu dicarikan solusinya” imbuh bupati.

Kemudian, sambung Bupati, ketahanan pangan perlu secara terus menerus diwujudkan dan dimantapkan. yaitu, terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat, sehingga dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan. “Sehubungan dengan hal itu, tentu diperlukan upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penganekaragaman pangan melalui penyediaan pangan yang B2SA, sehingga tercipta SDM yang berkualitas” ujar orang nomor satu di kabupaten kaur ini.

Diakhir sambutannya Bupati berharap, melalui lomba ini, seluruh masyarakat di Kabupaten Kaur, khususnya kaum ibu rumah tangga, bukan hanya meningkat wawasannya, tetapi juga semakin kreatif dan inovatif dalam mengolah bahan makanan B2SA berbahan non beras dan tepung. (tp)