SEKDA : WARTAWAN HARUS PROFESIONAL DAN TAAT KODE ETIK

Bintuhan – dalam rangka menghadapi kemajuan teknologi dan perkembangan informasi saat ini, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melalui Dinas komunikasi informasi statistik dan Persandian mengadakan kegiatan Pelatihan Bimtek Jurnalistik yang bertempat di Aula Polres Kaur Kamis ( 29/11) kemarin. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah H. Nandar Munadi, S. Sos, M. Si yang didampingi oleh Kabid Komunikasi Informasi Sasdar Marfi, ST dan Wakapolres Kaur. sementara peserta yang hadir meliputi Anggota Media Senter Kaur, Anggota Kepolisian dan seluruh wartawan media cetak dan elektronik di Kabupaten Kaur.

Dalam sambutannya Sekda sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena dengan adanya pelatihan seperti ini akan menambah wawasan dan pengetahuan yang luas tentang profesi seorang Jurnalis atau pun wartawan. Ditambahkan sekda melalui kegiatan ini, selain menambah ilmu pengerahuan tentang Jurnalis juga sebagai bahan koreksi terhadap semua wartawan/ Jurnalis yang ada di Kabupaten Kaur ini, terutama dalam hal pemberitaan di berbagai media. Selanjutnya Sekda juga berpesan kepada seluruh wartawan yang ada di Kaur agar profisional dalam bekerja, santun dalam bahasa pemberitaan dan yang terpenting menurut sekda adalah selalu mentaati Kode Etik Jurnalistik.

Senada dengan Sekda, Plt. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu Sahyarudin, S. Sos, MM selaku Narasumber dalam Kegiatan ini mengatakan bahwa seorang Jurnalis adalah vokasi yang berperan penting dalam masyarakat dan bukan sekedar karir atau mencari nafkah, melainkan menjadi seorang Jurnalis merupakan sebuah kehormatan dan keistimewaan, sebab penyebarluasan informasi penting, memberi informasi yang mendidik kepada masyarakat adalah merupakan sebuah kewajiban.

Maka dari itu Sahyarudin dalam penjelasannya sangat menekankan kepada semua peserta pelatihan yang hadir agar memperhatikan bahasa yang santun dan gaya bahasa dalam menulis berita atau menyiarkan berita, supaya informasi yang telah kita buat mudah di pahami dan dicerna oleh masyarakat luas, karena bahasa jurnalistik biasanya berdampak kepada perilaku dan cara berfikir masyarakat. Oleh karena itu dihimbau kepada seluruh wartawan khususnya yang ada di Kabupaten Kaur agar menulis dan menyampaikan sebuah berita harus berdasarkan fakta yang ada serta didukung dengan data-data yang akurat supaya setiap berita yang kita informasikan kepada masyarakat tidak dianggap sekedar opini dan hoax oleh masyarakat. ( Bny.)