Kecamatan Muara Sahung

Letak Astronomis

Secara astronomis Kecamatan Muara Sahung terletak pada 4°19’36” – 4°37’10,2” Lintang Selatan dan 103°18’38,4” – 103°31’24” Bujur Timur. Letak astronomis ini memberikan gambaran bahwa Kecamatan Muara Sahung beriklim tropis. Terdapat dua musim seperti umumnya kecamatan lain di Kabupaten Kaur yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Pada tabel dideskripsikan bahwa musim penghujan lebih banyak terjadi pada akhir hingga awal tahun. Sedangkan musim kering atau kemarau lebih banyak terjadi pada pertengahan tahun.

Letak Geografis

Kecamatan Muara Sahung merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Kaur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan. Kecamatan ini merupakan pemekaran dari Kecamatan Kaur Tengah yang sebelum pemekaran kabupaten merupakan kecamatan di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan. Luas Kecamatan Muara Sahung secara keseluruhan berkisar 250 km2, dengan wilayah desa terluas adalah Desa Ulak Bandung. Berjarak 39 km dari ibukota Kabupaten Kaur dan 234 km dari ibukota Provinsi Bengkulu. Batas-batas wilayah Kecamatan Muara Sahung adalah :

  • Sebelah paling utara berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan,
  • Sebelah paling selatan berbatasan dengan Kecamatan Kinal,
  • Sebelah paling barat berbatasan dengan Kecamatan Padang Guci Hulu, Kinal dan Luas, dan
  • Sebelah paling timur berbatasan dengan Kecamatan Tetap, Kaur Selatan, dan Maje.

Pemerintahan

Kecamatan Muara Sahung merupakan kecamatan pemekaran dari Kecamatan Kaur Tengah dibentukberdasarkan Peraturan Daerah 66 Tahun 2005. Ibukota Kecamatan Muara Sahung terletak di Desa Ulak Lebar. Wilayah administrasi pemerintahan di Kecamatan Muara Sahung terdiri dari 7 desa yang berstatus desa definitif. Setiap desa dipimpin oleh kepala desa yang proses penunjukkannya dipilih secara langsung oleh masyarakat desa. Perangkat desa terdiri dari kepala desa (kades), sekretaris desa (sekdes), kepala urusan (kaur), Badan Perwakilan Desa (BPD).

Sebagian besar desa di Kecamatan Muara Sahung memiliki Satuan Lingkungan Setempat (SLS) terkecil berupa desa yang dipimpin oleh kepala desa. Semua RT yang ada di Kecamatan Muara Sahung bukan termasuk SLS yang resmi sesuai dengan Perda, hanya saja merupakan suatu penamaan wilayah sesuai dengan kesepakatan penduduk setempat dengan tujuan supaya mudah diketahui. Dengan adanya perangkat atau aparatur desa ini menunjukkan bahwa kelengkapan organisasi pemerintah di Kecamatan Muara Sahung sudah tertata dengan baik.

Kependudukan

Penduduk Kecamatan Muara Sahung adalah semua orang yang berdomisili di wilayah Kecamatan Muara Sahung selama enam bulan atau lebih atau mereka yang berdomisili kurang dari enam bulan tetapi bertujuan untuk menetap. Data kependudukan Kecamatan Muara Sahung yang ditampilkan pada publikasi ini berupa luas wilayah dan jumlah penduduk, jumlah penduduk dan pertumbuhan penduduk, dan banyaknya penduduk menurut jenis kelamin.

Pertumbuhan penduduk adalah angka yang menunjukkan tingkat pertambahan penduduk dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan, laju pertumbuhan penduduk adalah persentase pertumbuhan penduduk pada tahun tertentu terhadap tahun dasar tertentu. Rasio jenis kelamin adalah perbandingan antara banyaknya penduduk laki-laki dengan penduduk perempuan pada suatu daerah pada waktu tertentu. Biasanya dinyatakan dengan banyaknya penduduk laki-laki untuk 100 penduduk perempuan. Kepadatan penduduk adalah banyaknya penduduk per km persegi.