Kecamatan Nasal

Letak Astronomis

Secara astronomis Kecamatan Nasal terletak pada 4°36′ 9,9” – 4° 55′ 27,77” Lintang Selatan dan 103° 28′ 55” – 103° 46′ 50,12” Bujur Timur. Letak astronomis ini memberikan gambaran bahwa Kecamatan Nasal beriklim tropis. Terdapat dua musim  seperti umumnya kecamatan lain di Kabupaten Kaur yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Pada tabel dideskripsikan bahwa musim penghujan lebih banyak terjadi pada akhir hingga awal tahun. Sedangkan musim kering atau kemarau lebih banyak terjadi pada pertengahan tahun.

Letak Geografis

Kecamatan Nasal terletak di sebelah barat Pegunungan Bukit Barisan, berjarak sekitar 41 km dari ibukota Kabupaten Kaur dan sekitar 300 km dari ibukota Provinsi Bengkulu. Luas wilayah daratan mencapai 519,92 km2 dengan kondisi wilayah terbagi atas dataran dan perbukitan. Batas-batas wilayah Kecamatan Nasal adalah :

  • Sebelah paling utara berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan,
  • Sebelah paling selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia
  • Sebelah paling barat berbatasan dengan Kecamatan Maje dan
  • Sebelah paling timur berbatasan dengan Provinsi Lampung.

Sebagian wilayah Kecamatan Nasal yaitu Desa Merpas, Pasar Jum’at, dan Tebing Rambutan berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia dengan garis pantai mencapai 17 km. Di  bagian barat dan utara, sebagian wilayah Kecamatan Nasal masuk ke dalam kawasan Taman Hutan Lindung Bukit Barisan.

Pemerintahan

Kecamatan Nasal merupakan kecamatan pemekaran dari Kecamatan Kaur Selatan, yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2003 bersamaan dengan dibentuknya Kabupaten Kaur. Ibukota Kecamatan Nasal terletak di Desa Merpas, sedangkan kantor kecamatan terletak di Desa Ulak Pandan.

Wilayah administrasi pemerintahan di Kecamatan Nasal terdiri dari 17 desa yang berstatus desa definitif. Setiap desa dipimpin oleh  kepala desa yang proses penunjukkannya dipilih secara langsung oleh masyarakat desa. Perangkat desa terdiri dari kepala desa (kades), sekretaris desa (sekdes), kepala urusan (kaur), Badan Perwakilan Desa (BPD).

Sebagian besar desa di Kecamatan Nasal memiliki Satuan Lingkungan Setempat (SLS) terkecil berupa Rukun Tetangga (RT) dan dusun yang masing-masing diketuai oleh Ketua RT dan Kepala Dusun. Secara administrasi SLS tersebut belum disahkan oleh pemerintah Kabupaten Kaur. Dengan adanya perangkat atau aparatur desa ini menunjukkan bahwa kelengkapan organisasi pemerintah di Kecamatan Nasal sudah tertata dengan baik.

Kependudukan

Jumlah penduduk Kecamatan Nasal pada tahun 2014 diperkirakan mencapai 16.483 jiwa. Pada  tahun 2010,  jumlah  penduduk Kecamatan Nasal tercatat 15.116 jiwa. Jumlah penduduk laki-laki mencapai 8.870 jiwa dan perempuan 7.613 jiwa. Rasio jenis kelamin atau sex ratio penduduk Kecamatan Nasal pada 2014 sebesar 117. Angka ini menunjukkan bahwa setiap 100 penduduk perempuan di Kecamatan Nasal terdapat 117 penduduk laki-laki. Dengan luas wilayah 519,92 km2 danj umlah penduduk 15.166 jiwa, maka kepadatan penduduk di Kecamatan Nasal per km2 adalah 29 jiwa pada tahun 2010 dan tahun 2014 32 jiwa per km2.

Dengan laju pertumbuhan penduduk pada tahun 2014 sebesar 1,9. Sebaran penduduk menurut desa menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kecamatan Nasal tidak merata tersebar dalam 17 desa dan masih terkonsentrasi di ibukota kecamatan.

Share